Jumat, 22 November 2019

Cegah Diabetes dengan Pola Hidup Sehat

November 22, 2019 14 Comments
Hai MenTemen udah tau belum, kalau tanggal 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia. Nah aku berkesempatan menghadiri temu Blogger bersama Kemenkes RI mengikuti seminar tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diabetes Melitus. Pembicara pada seminar kali ini yaitu :
  • Dr. cut Putri Arianie selaku Direktur P2PTM Kemenkes RI
  • Prof. dr. Jose RL Batubara, PhD, SpA (K) dari divisi Endokrinologi Anak, FKUI - RSCM
  • Dr. Fatimah Eliana Taufik, Sp. PD, merupakan Dokter penyakit dalam konsultan Endokrinologi
  • Dr. Suharyati SKM, MKM, RD ,- PERSAGI
  • Dr. Michael Triangto, SpKO

Dimulai dari Dr. Cut Putri Arianie yang menyampaikan tentang Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diabetes Melitus. Diabetes disebut juga sebagai Mother of Disease, yaitu ibu dari segala penyakit. Diabetes merupakan penyakit tidak menular, bisa menyerang siapapun termasuk anak-anak. Terkadang karena kita merasa tidak ada tanda-tanda penyakit kita jadi malas untuk memeriksakan diri. Padahal 3 dari 10 orang penderita PTM yang terdeteksi sisanya tidak mengetahui bahwa dirinya sakit. Karena PTM tidak ada gejala dan tanda sampai terjadi komplikasi.

Ada 4 platform Kemenkes dalam menanggulangi penyakit tidak menular yaitu :

  1. Promosi Kesehatan, dengan memberikan edukasi dan informasi.
  2. Deteksi dini, dengan melakukan skrining oleh tenaga kesehatan yang berkompeten atau oleh diri sendiri.
  3. Perlindungan khusus, yaitu perlindungan terhadap bahaya contohnya dengan melakukan imunisasi, pengendalian GGL, KTR.
  4. Pengobatan, bisa di fasilitas pelayan kesehatan sesuai standar.

Siapa saja yang bisa terkena diabetes? semua lapisan bisa terkena. Faktor risiko diantaranya merokok, kurang aktifitas fisik, obesitas, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi. Lantas bagaimana cara mencegahnya? Berdasarkan Inpres no. 1 tahun 2017 dengan :

  • Peningkatan aktifitas fisik
  • Peningkatan perilaku hidup sehat
  • Penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi
  • Peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit
  • Peningkatan kualitas lingkungan
  • Peningkatan edukasi hidup sehat.
kita bisa mencegahnya, dengan membiasakan hidup sehat, juga teratur berolahraga.  Dengan bergerak aktifitas fisik minimal 30menit / hari setara dengan 1000 langkah kaki. Jadi jangan MaGer ya MenTemen. Selain itu, perilaku hidup bersih dan sehat juga termasuk salah satunya. Diantaranya penerapan kawasan bebas rokok, pola makan sehat, pengendalian asupan garam, gula dan lemak.

Upaya lain yaitu dengan rutin memeriksakan diri, deteksi dini penyakit dengan memeriksa tekanan darah, gula darah, indeks masa tubuh / lingkar perut. Oleh karenanya dibutuhkan
komitmen dan perubahan perilaku yang revolusioner untuk menerapkan budaya hidup bersih dan sehat.

Diabetes dapat terjadi pada anak. Prof. dr. Jose RL Batubara, PhD, SpA mengatakan 70.000 kasus baru ditemukan setiap tahunnya. Diabetes tipe 1 yang paling sering ditemukan pada anak. Pada orang dewasa biasanya Diabetes Melitus tipe 2. Diabetes tipe 1 terjadi karena berkurang / tidak adanya produksi insulin dalam tubuh. Akibat sel-sel yang memproduksi insulin dirusak oleh sel-sel imun. Oleh karenanya penderita diabetes tipe 1 memerlukan insulin seumur hidupnya. Sedangkan Diabetes tipe 2 insulin yang diproduksi cukup namun tidak berfungsi normal / resisten. Jadi dibutuhkan obat oral / insulin untuk mengobatinya.

Kita harus mengenal diabetes pada anak secara dini supaya tidak jatuh dalam kondisi Ketoasidosis Diabetikum. Gejala diabetes yang terjadi pada anak biasanya anak sering kencing, sering haus, berat badan menurun. Lantas apa yang dilakukan jika menemukan gejala diabetes pada anak? Segera konsultasikan ke dokter anak terdekat, Cek gula darah sewaktu dan cek kencingnya. Apabila anak terkena diabetes, pengobatannya dengan insulin bukan dengan obat-obatan. Dan anak yang terkena diabetes dianjurkan olahraga setiap harinya.

Akibat yang terjadi apabila anak tidak mendapatkan insulin maka terjadi gangguan pertumbuhan, pubertas terlambat, harapan hidup pendek dan juga kualitas hidup menurun. Diet seimbang dibutuhkan buat penderita diabetes pada anak. Namun anak dimasa pertumbuhan memerlukan kalori. oleh karenanya jangan dikurangi kebutuhannya. Siapapun beresiko terkena diabetes, jadi bukan semata faktor keturunan.

Diabetes di Indonesia menempati posisi ke 6 di dunia. Ibu Fatimah Eliana dalam Peranan upaya promotif dan preventif ditingkat individu dan keluarga dalam mencegah diabetes mengatakan,

Upaya Preventif

  • Upaya kesehatan preventif adalah suatu kegiatan pencegahan terhadap suatu masalah kesehatan / penyakit.
  • Edukasi merupakan bagian dari upaya pencegahan sangat penting dari pengelolaan Diabetes Melitus secara holistik.
  • Materi edukasi terdiri dari materi tingkat awal dan tingkat lanjut.
  • Prevensi primer, sekunder dan tersier.
Upaya Promotif 
Istilah promotif diartikan sebagai "peningkatan"

  • Promosi kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya.
  • Masyarakat harus mampu mengenal serta mewujudkan aspirasinya dan kebutuhannya, serta mengubah atau mengatasi lingkungannya.
  • Tujuannya untuk mencapai derajat kesehatan yang sempurna baik fisik, mental dan sosial.
Diabetes merupakan penyebab nomor 1 kebutaan di dunia. Oleh karenanya pasien DM butuh peranan keluarga untuk mengatasi penyakitnya dan juga keluarga harus mendukung dari segi pembiayaan juga.

Gula darah dipengaruhi dari apa yang kita makan. Karenanya gaya hidup yang sehat paling diperlukan dalam mencegah penyakit DM. Gaya hidup sehat yang dimaksud upaya seseorang untuk menjaga tubuhnya agar tetep sehat. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Makanan dengan gizi seimbang memgandung berbagai zat gizi. Selain itu, istirahat yang cukup, aktifitas fisik dan lingkungan sehat merupakan gaya hidup sehat.

Biasanya pola makan kita dipengaruhi oleh keluarga. Membiasakan makan makanan yang bergizi dan takaran yang seimbang sangat diperlukan. Takaran yang tepat yaitu 1/2 piring diisi dengan sayur dan buah, 1/3 piring diisi dengan makanan pokok, sisanya diisi dengan lauk pauk.

Aku berupaya sebisa mungkin masak dari rumah, karena faktor kesehatan tentu saja yang utama. Karena suami ga boleh makan yang mengandung garam berlebih dan  msg, karenanya mengatur pola makan dari rumah senantiasa aku lakukan. berikut contoh menu yang aku buat sesuai dengan takaran yang dianjurkan.

Selain menjaga pola makan, Dr. Michael menganjurkan olahraga, karena dengan olahraga yang tepat akan meningkatkan kepekaan terhadap insulin.

Yuk semangat melakukan pola hidup sehat, demi masa depan supaya dimasa tua pun kita tetap produktif :)

Rabu, 13 November 2019

Sesa Experience Center is a Total Solution for Your Health

November 13, 2019 4 Comments

Siapa sih yang ga mau sehat, tentu saja kita semua kepingin sehat. #Sehatbeneran , bukan hanya bebas dari sakit akan tetapi semua organ tubuh bekerja dengan baik. Untuk bisa sehat dimulai dari diri sendiri, dengan cara pola hidup sehat yaitu dengan mencukupi segala yang tubuh perlukan, bukan sekedar keinginan lidah semata.

Situs Sesa Experience Center telah dibuka. Dalam sambutannya Lucky Chan selaku CEO menyampaikan visinya bahwa Hidup adalah yang terpenting didalam kehidupan, dan hidup seharusnya indah. Hidup yang indah dimulai dari #Sehatbeneran. Sesa lahir untuk membuat hidup sehat, mudah, tersedia, murah dan nikmat.


Untuk hidup sehat, Sesa Experience Center menyediakan 1000 produk untuk berbagai kebutuhan tubuh. dibuat dari bahan alami dan organik, dipilih terbaik dari yang baik, menjadikan 1000 produknya #SehatBeneran.


Sesa Experience Center menyediakan produk segar (sayur, buah, hewani dan nabati) berbagai bahan masak, perawatan tubuh dan kecantikan serta home appliances, produksi lokal maupun mancanegara. Dan bulan Desember 2019 Sesa menyediakan Personal Catering untuk makan siang dan malam yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi masing-masing, dan diantar lansung ketempat pemesan khususnya untuk wilayah Jobodetabek.



Sesa mengelola perkebunan sayur organik sendiri. Juga memiliki peternakan ayam organik di alam bebas (free-range) pertama di Indonesia. Dengan pakan rempah dan sayuran organik, ayam yang dihasilkan tentunya lebih bernutrisi tinggi dan aman untuk dikonsumsi. Untuk harganya jangan khawatir, karena cukup terjangkau. Kalau beli dipasar kita tidak tau asal usul darimana ayam tersebut. Di Sesa Experience Center kita merasa aman karena tau asal usul dari mana produk dihasilkan.


Selama ini aku berpikir makanan sehat pasti ga enak, pasti hambar, ternyata tidak seperti yang aku bayangkan, makanan yang dibuat Sesa itu beneran enak dan tentunya #sehatbeneran. Dimulai dari bahan bernutrisi tinggi, diolah dengan teknik memasak benar, dihitung kandungan nutrisinya menjadikan makanannya #SehatBeneran.

Sesa menyediakan minuman seperti teh, kopi, jus sayur, smoothies dan berbagai makanan populer nusantara versi sehat. Snack seperti donat, biskuit, kacang-kacangan juga tersedia di Sesa.


Seluruh produk Sesa dijual dengan harga langsung (murah dari sumbernya / tangan pertama). Pembelnjaan bisa dilakukan disitus http://www.sesa.id . Khusus untuk produk fresh dan makanan siap saji bisa diantar keseluruh area Jakarta. Sementara produk lainnya bisa dikirim keseluruh Indonesia.

Bagi konsumen yang ingin mengetahui kebutuhan tubuhnya secara lebih detail, Sesa Experience Center menyediakan konsultasi dengan Dr. Kartika Prasasti Ramadia sebagai Healthy Head Team menjelaskan "Dimulai dari perencanaan kesehatan alami, dimonitor dengan pengertian, menjadikan transformasi #SehatBeneran menyenangkan.

Sehat itu pilihan, yuk mulai hidup sehat dari sekarang. Buat MenTemen yang mau berkunjung, Sesa Experience Center terletak di Komplek Kostrad, Jl. Iskandar Muda, Jakarta Selatan. Jam Operasiaonal Senin-Jumat Jam 09.00-17.00. #SehatBeneran itu nikmat :)




Senin, 04 November 2019

Masak Special dengan Bonanza Beef

November 04, 2019 19 Comments
Apa kabar MenTemen, masak apa hari ini? Jangan pernah bosen masak ya BukIbuk, demi kesejahteraan perut keluarga hehe :D
Sabtu kemarin aku tuh ke Mal Puri Indah buat ikutin cooking demo by Chef Gabby. Ada 3 menu yang diajarkan, yaitu, Gyu Don, Steak with mushroom sauce dan Beef Oseng Cabe Ijo. Rasanya jangan ditanya, ManTul (Mantap beTul) karena ketiga menu memakai Bonanza Beef.


MenTemen udah tau Bonanza Beef? Bonanza adalah produk dari PT. Great Giant Livestock, perusahaan yang mempunyai peternakan sapi sendiri dan source sapi dari Australia untuk produk daging. Jadi sapi-sapi dari Australia di impor ke Lampung, dirawat dan diprlakukan sangat baik, dengan pakan perkebunan disekiling Farm. Jadi pakannya aman, dan salah satu pakannya yaitu Kulit Nanas. Kandungan nanas sangat baik, karena mengandung Enzyme Bromelain yang dapat membuat daging menjadi empuk juga dapat memecah protein. Jadi kualitas daging dihasilkan terjamin karena telah melewati pengawasan dari hulu ke hilir.

Kalau aku lebih berasa aman beli daging di supermarket daripada di pasar. Kenapa? Karena dari segi kualitas, dan cara penanganan lebih terjamin. Bicara dalam proses dari peternakan hingga sampai di supermarket, setelah proses pemotongan daging dengan cara halal, daging dibersihkan dan digantung untuk proses aging. Lalu dikemas dalam vacum untuk menjaga kesegaran, meningkatkan keempukan dan menghasilkan citarasa yang lebih kuat. Setelah itu, daging sapi Bonanza ditaruh di Cold Storage yang mana dalam tehnik quality control yang dapat dipertanggung jawabkan, lalu dikirimkan ke restaurant atau supermarket yang mana kondisi daging sudah bersih dan siap untuk dijadikan bahan masakan.

Sekarang sudah tau prosesnya ya MenTemen, jadi ga khawatir lagi. Kalau beli dipasar aku pribadi agak ragu karena tidak tahu asal muasalnya, juga prosesnya gimana. Jadi aku pribadi lebih pilih beli daging yang berkualitas dan paham akan asal muasal dagingnya. Dan yang pasti aku lebih pilih akan kebersihan dari daging tersebut, terhindar dari lalat yang menempel. Dan yang lebih penting lagi membeli daging disupermarket lebih terjamin ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal)

Balik ke cooking demo, resep pertama yang dimasak yaitu Gyu don. Masaknya sangat mudah, ga perlu lama², cocok banget buat Ibu bekerja ataupun Irt yang super sibuk kayak saia haha :D
Yang perlu disiapkan pertama Bonanza Beef Gyu Don, sudah tersedia dalam kemasan yang bisa MenTemen beli disupermarket terdekat. Bahan lainnya, bawang bombay, bawang putih yang sudah dicincang, dan Teriyaki sauce. Caranya tumis bawang bombay dan bawang putih hingga wangi, masukkan beef Bonanza gyu don, aduk sebentar sampai berubah warna, beri teriyaki sauce, kasih sedikit air dan kocokan telur, beri garam sesuai selera. aduk sampai matang. Gyu Don siap disajikan dengan nasi hangat.

Resep Kedua Steak with mushroom sauce memakai daging Bonanza Tenderloin atau Sirloin. Sauce nya memakai susu HomeTown Dairy yaitu produk susu murni yang diproduksi PT. GGL juga. Karena terbuat dari susu murni, sehingga hasil sausnya lebih creamy. Untuk tingkat kematangan bisa disesuaikan dengan selera MenTemen. Aku pribadi lebig senang Medium Well, tingkat kematangan daging matang tetapi masih juicy.

Resep ketiga Oseng Sapi Cabe Hijau memakai Beef Bonanza Knuckle. Ga perlu lama² memasak, daging yang dihasilkan empuk. Memasaknya pun mudah, bahan yang diperlukan bawang merah, bawang putih dan cabe hijau yang sudah diiris dioseng dalam minyak panas, masukkan daging dan sedikit air. Masak sampai cabe hijau matang dan tidak bau langu. Tambahkan garam sesuai selera, Oseng Sapi Cabe Hijau siap disajikan.

So MenTemen, jangan lupa stock yang banyak Bonanza beef nya, mau masak apapun jadi special kalau masaknya pakai Bonanza Beef. Aku uda recook dirumah, praktis, enak, cocok buat menu bekal anak sekolah.





Sabtu, 02 November 2019

Deteksi Dini & Pengendalian Risiko Stroke

November 02, 2019 12 Comments
Dalam rangka memperingati Hari Stroke sedunia pada tanggal 29 Oktober, aku ikut menghadiri temu blogger yang diadakan digedung kemenkes dengan pembicara Dr. Cut Putri Ariani dan Dr. dr. H. Al-Rasyid Sp.S (K) membahas Pencegahan dan Pengendalian Faktor Risiko Penyakit Stroke.

Stroke merupakan penyebab kematian nomor 2 setelah jantung, dan merupakan penyebab kecacatan nomor satu bagi orang yang selamat dari serangan stroke. Stroke adalah terputusnya aliran darah ke otak, umumnya akibat pecahnya pembuluh darah ke otak. Stroke merupakan penyakit tidak menular dan dapat dicegah. Faktor resiko Stroke diantaranya merokok, hipertensi, diabetes, sakit jantung, kurang aktifitas fisik, pola makan buruk, alkohol dan narkotik.

Berdasarkan riset kesehatan dasar (RISKESDAS) tahun 2018, kejadian stroke di Indonesia menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementrian kesehatan RI bekerjasama dengan perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia berbagi tips mudah mengenali gejala stroke.

Bagaimana mengenali Stroke? SEGERA KE RS istilah kata apabila menemukan tanda-tanda seperti :

  • SEnyum tidak simetris, atau mencong kesatu sisi, sulit menelan air minum secara tiba-tiba. 
  • GErak separuh anggota tubuh melemah secara tiba-tiba, biasanya tubuh bagian kanan.. 
  • bicaRA pelo, tiba-tiba bicara tidak nyambung. 
  • KEbas / baal serta kesemutan separuh badan. 
  • Rabun, pandangan satu mata kabur, terjadi secara tiba-tiba. 
  • Sempoyongan, sakit kepala hebat yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Juga mengalami gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar, gerakan sulit dikoordinasi.
Kalau gejala stroke terlihat, seperti mati rasa, lemah, lumpuh pada wajah, lengan ataupun kaki pada sisi tubuh, gangguan visual, gangguan bicara, pingsan,  pasien harus segera dibawa ke UGD RS dalam waktu kurang dari 2 jam. Pasien perlu secepatnya mendapatkan penanganan  tim medis dalam waktu periode emas stroke yaitu 4,5 jam untuk mencegah resiko kematian dan juga cacat permanen. Sesampainya di rumah sakit, pasien perlu melakukan CT Scan untuk mengetahui jenis stroke nya. Jadi jangan coba-coba menusukkan jarum ke jari, tetapi segera ke UGD RS supaya lebih cepat ditangani dengan benar.

Deteksi dini faktor resiko Stroke dan promosi hidup sehat sejak dini perlu digalakkan dan diterapkan agar memperkecil kejadian faktor resiko dan stroke. Jika sudah terlambat, penangannya akan lebih sulit. Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari serangan stroke. Menerapkan gaya hidup sehat adalah kunci untuk mencegah berbagai jenis penyakit, termasuk stroke.

Faktor resiko stroke ada 2 macam yaitu faktor resiko stroke yang bisa dirubah dan yang tidak bisa dirubah. Faktor yang tidak dapat dirubah seperti umur, jenis kelamin, ras tertentu dan juga faktor genetik. Sedangkan faktor yang bisa dirubah seperti hipertensi, obesitas, merokok bisa di cegah dan dihindari dengan merubah pola hidup yang sehat. Makan makanan yang bergizi dan juga membatasi makanan yang mengandung garam, gula dan lemak secara berlebihan.

Stroke terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah diotak. Juga bisa terjadi karena ada pendarahan, karna pecahnya pembuluh darah diotak.

Pencegahan stroke ada 2 macam yaitu :
  1. Primer,  dengan prilaku hidup sehat, mencegah kejadian stroke awal melakui identifikasi faktor resiko dan mengobati faktor-faktor resiko tersebut.
  2. Sekunder, dengan mencegah kekambuhan stroke pada pasien yang pernah mengalami stroke dan juga tetap mengobati faktor-faktor resiko.
Selain itu faktor resiko stroke bisa dicegah dengan cara dari diri sendiri, dengan memeriksakan diri secara berkala melalui rumah sakit atau posbindu. Olahraga secara teratur, hindari stres karena stres merupaka. pemicu hipertensi. Hentikan kebiasaan merokok dan juga diet seimbang. Juga dengan memantau dan memeriksa tensi darah secara rutin agar gejala stroke dapat diatasi sejak dini.

Upaya yang telah dilakukan Kementerian Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Penyakit Kardioserebrovaskuler dengan mengkampanyekan perilaku CERDIK. Kita harus CERDIK :
C : Cek kesehatan secara berkala
E : Enyahkan asap rokok
R : Rajin beraktifitas fisik
D : Diet sehat
I : Istirahat cukup
K : Kelola stres

Data menunjukkan 1 dari 4 orang mengalami stroke. Jangan sampai kita menjadi salah satu diantaranya, #DontBeTheOne
Mari kita terapkkan perilaku hidup sehat agar kita bisa lebih berdaya, lebih produktif dan bermanfaat buat orang di sekeliling kita. Diakhir acara aku berkesempatan foto dengan narasumber dan teman-teman blogger :)

#TanpaStrokeSDMUnggul