Minggu, 08 September 2019

Pentingnya Asupan Serat Sejak Dini

Hai Mom, hari selasa 2 Sept 2019 kemarin aku berkesempatan menghadiri Gathering yang dipersembahkan Bebelac , bertempat di Almond Zuchini Studio Jakarta dengan narasumbernya dr. Frieda Handayani SpA(k), Konsultan Gastro-Hepatologi Anak. Juga Pratiwi Rosani selaku Marketing Manager Bebelac Gold. dan Yuda Bustara, Celebrity Chef. Acaranya seru banget, Mengangkat tema Pentingnya Pemenuhan Asupan Serat Sejak Dini.

Mom sudah tahu belum, menurut penelitian  terbaru di Jakarta terhadap 103 anak  usia 2-3 th menemukan bahwa 9 dari 10 anak usia dini kekurangan serat. Padahal serat merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan anak untuk mendukung pencernaan sehat juga tumbuh kembang anak.



dr. Frieda Handayani, Sp.A(K), Konsultan Gastro-hepatologi Anak menjelaskan bahwa penting sekali untuk menjaga kesehatan pencernaan anak karena pencernaan juga merupakan "otak kedua" yang tidak hanya memengaruhi proses pencernaan, tetapi juga metabolisme tubuh serta mood/emosi seseorang. Asupan serat yang cukup dapat membantu proses pencernaan yang baik sehingga nutrisi dapat diserap dan diproses untuk mendukung tumbuh kembang anak. Salah satu tanda pencernaan yang sehat dapat dilihat dari pola buang air besar yang teratur. Serat banyak terdapat pada buah dan sayur, selain itu saat ini sudah ada banyak jenis makanan yang terfortikasi serat yang dapat membantu mencukupi kebutuhan serat anak usia dini.


Serat merupakan bagian dari karbohidrat yang tidak mudah dicerna dan diserap oleh tubuh karena tahan terhadap enzim-enzim pencernaan. Berdasarkan jenisnya, serat dibagi menjadi dua jenis, yaitu Soluble Fiber atau serat yang larut dengan air dan Insoluble Fiber atau serat yang tidak larut dalam air.

Serat memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah menstimulasi pergerakan usus sehingga dapat mempertahankan frekuensi buang air besar lebih teratur dan konsistensi tinja yang lunak. Beberapa jenis serat seperti FOS dan GOS juga terbukti dapat mendukung bakteri menguntungkan dalam saluran pencernaan.

Asupan serat yang cukup disertai gizi seimbang dalam jangka panjang juga dapat membantu mengurangi resiko hipertensi, jantung koroner, stroke, diabetes, obesitas pada saat dewasa. Nah Mom, jangan abaikan asupan serat buat si kecil ya. Kebiasaan makan sedari kecil akan berpengaruh terhadap kesehatannya kelak ketika dewasa nanti.

Pratiwi Rosani, selaku Marketing Manager Bebelac Gold menjelaskan bahwa orangtua berperan penting dalam pemenuhan nutrisi yang dapat mendukung saluran cerna dan tumbuh kembang optimal si kecil. Serat merupakan salah satu nutrisi penting bagi tumbuh kembang anak yang harus dipenuhi sejak dini. Karenanya Nutricia ingin mengajak orangtua untuk lebih memperhatikan pemenuhan kebutuhan serat abak serta mendeteksi dini masalah pada saluran cerna anak untuk menjaga saluran pencernaannya.

Berapa banyak serat yang harus dikonsumsi?


Mom bisa lihat tabel diatas, untuk anak 1-3 tahun kebutuhan serat pangan yang dibutuhkan  16 gram / hari. Sedangkan kandungan serat dalam 100 gram bahan makanan seperti :
brokoli mentah = 1,6 gram
wortel rebus = 0,8 gram
bayam rebus = 1,1 gram
kacang hijau rebus = 1,5 gram
kacang merah rebus = 3,5 gram
Untuk memenuhi kebutuhan serat hariannya ga mungkin kan kita memberikan makan sekilo brokoli dalam seharinya.


Karena itu Nutricia menghadirkan susu Bebelac Gold tinggi serat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian anak. Bersama makanan utama dan makanan selingannya. Bebelac Gold mengandung serat oligodakarida yaitu FOS dan GOS yang terbukti klinis mempertahankan fases tetap lunak. Tiga gelas Bebelac Gold sesuai anjuran penyajian membantu memenuhi asupan serat hingga 7 gram atau hampir 50% dari kebutuhan serat harian sikecil.

Kalkulator Pencernaan dari Bebeclub
Salah satu cara yang dapat dilakukan orangtua untuk memastikan kesehatan pencernaan sikecil adalah dengan mengenali fungsi saluran cerna sikecil. Untuk itu Bebelac Gold juga memperkenalkan Kalkulator Pencernaan sebuah fitur baru pada laman Bebeclub yang dapat membantu orangtua mendeteksi dini masalah pada saluran cerna sikecil. Dengan Kalkulator Pencernaan orangtua dapat memantau keadaan pencernaan anak dengan menjawab rangkaian pertanyaan seputar pola buang air besar anak dan serta medapatkan informasi mengenai kondisi pencernaan anak.


Di penghujung acara, Chef Yuda turut berbagi macam-macam menu tinggi serat ya6ng disukai anak-anak. Over night oat dan smoothies bisa jadi menu pilihan karena kaya akan serat. Berikut resepnya :


Bahan Smoothies :
1 gelas air kelapa
1 ikat pokchoy, ambil daunnya
1 buah nanas madu
3 sdm Bebelac Gold
Cara : Blender bahan Smoothies hingga halus, sajikan.

Bahan Over night oat :
1 cup oat
1 gelas jus mangga
1 sdm yogurt
Buah mangga potong untuk topping
Cara : Campur oat dengan jus mangga beserta yogurt, aduk rata. diamkan minimal 4 jam dalam kulkas. Beri topping buah mangga, sajikan.

Tips agar kebutuhan serat anak terpenuhi :

  • Perkenalkan dengan buah dan sayur sejak dini (MPASI)
  • Ajak anak dalam proses pembelian dan pembuatan buah dan sayur
  • Terus upayakan anak konsumsi serat meski dalam jumlah kecil terlebih dahulu
  • Ciptakan suasana masak dan makan yang menyenangkan
  • Ciptakan variasi makanan yang menarik dan citarasa enak
  • Sabar dan berikan waktu bagi anak agar terbiasa mengkonsumsi serat dan berikan pujian dan reward bila anak berhasil. 

Semoga kebutuhan serat anak kita terpenuhi ya Mom. Jangan lupa selalu berikan Bebelac Gold setiap harinya untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian.

18 komentar:

  1. Bener banget, serat ini penting banget buat tubuh ya. Anak kecil apalagi, selama dalam masa pertumbuhan sangat penting banget untuk selalu memperhatikan nutrisinya.

    BalasHapus
  2. Kalau saya butuh perjuangan buat anak pertama saya biar suka sayur. Kalau anak kedua sih suka banget sama sayur. Thanks sharingnya, Mbak.

    BalasHapus
  3. makan buah dan sayur banyak serat yang dibutuhkan oleh tubuh, salah satu serat yang ada di dalam susu Bebelac sangat membantu dalam pertumbuhan si kecil

    BalasHapus
  4. Dulu padahal waktu MPASI aku inget banget ngenalin macam-macam jenis buah sama anak.
    Tapi setelah masuk usia sekolah, malah jadi picky banget.
    Ada saran gak sih, kak...?

    BalasHapus
  5. Kejadian sama kayak mba Lendy. DLu pas masih kecil anak makan brokoli aja mau dan suka. Pas gede susah banget disruh makan brokoli

    BalasHapus
  6. sekarang aku jadi rajin bikin green smoothies buat si Kenzo hahaha eeeh kaka2nya juga doyan

    BalasHapus
  7. Serat ini pemberiannya harus pas, ya. Katanya kelebihan dna kekurangan serat sama gak baiknya. Tetapi, memang suka jadi PR buat orang tua supaya anak suka makan sayur

    BalasHapus
  8. Wah smoothies, favorite nya abang Reyvell dan Daddy nya nih dirumah. Boleh dicoba nih resep smoothies nya Mba. Terimakasih

    BalasHapus
  9. Serat memang bagus untuk anak saat usia mereka masih kecil. Beryukurnya anakku suka banget sama sayur-sayuran mbak dan enggak pernah susah makan hehe.

    BalasHapus
  10. Mengajak anak makan sayur dan buah setiap hari akan membuat kebutuhan serat terpenuhi ya

    BalasHapus
  11. Anak balita memang butuh serat karena gak suka sayur jadi sembelit. Kalo susunya ada kandungan seratnya, jadi gampang deh ya ngasihnya

    BalasHapus
  12. Memang semua berawal dari perut ya mba, bagaimana jumlah kecukupan nutrisi untuk d cerna d dalam perut

    BalasHapus
  13. duh anakku kayaknya kekurangan serat nih soalnya dia BAB-nya keras. huhu. anaknya nggak suka makan sayur soalnya

    BalasHapus
  14. Wiwin | pratiwanggini.net12 September 2019 01.20

    Anak pertama saya susah makan buah dan sayur bahkan sampai udah SMA ini. Kalo adiknya malah suka banget makan buah sejak masih masa MPASI dulu, alhamdulillah makan sayur juga gampang. So far, tidak pernah mengalami konstipasi, pupnya lancar dan teratur.

    BalasHapus
  15. Akupun sbg ortu kurang suka makan sayur & buah, nah anakku juga dong, huhuhu jd aku selalu andalkan dengan juice & susu, hehehe

    BalasHapus
  16. Bebelac ini lengkap banget ternyata punya kalkulator pencernaan, untuk menyiapkan asupan gizi anak gak perlu kuatir lagi deh

    BalasHapus
  17. Ternyata sekarang ada macam-macam kalkulator, seperti kalkulator pencernaan

    BalasHapus
  18. Dengan menggunakan Kalkulator bisa mengetahui asupan anak yah

    BalasHapus